Oct 17, 2012

abis uts

Alhamdulillah UTS udah selesai (: dan pasca belajar pelajaran asrama beberapa hari ini, yg notabene pake bahasa arab, aku jadi menyadari bahwa bahasa arab itu menyenangkan sekali. Mengartikan tiap ayat di materi aqidah tadi dan menyadari.. Subhanallah, memang benar rangkaian ayat Al-Qur’an itulah yang terindah. Alhamdulillah jadi cinta bahasa arab gini. Tp aku jadi memikirkan kemungkinan2 lain. Gimana kalo aku memperdalam bahasa arab? Sepertinya mempelajari struktur dan syair2 arab jauh lebih menyenangkan dari bahasa inggris. Mungkinkah Al-Azhar akan jadi target selanjutnya? Berikutnya? Atau target utama menggantikan kimia?


ngga tau emang aku yang lagi nge down sama kimia, atau gimana. Atau memang beginilah jalan Allah menunjukkan jalannya, atau mengujiku seberapa kokoh keyakinan lanjut ke kimia. Pokoknya belakangan emang lagi agak pesimis aja. Perasaan perasaan kaya duh bisa nguasain organic ngga ya.. bisa nguasain materi inilah itulah. Kan aku banyak belum yang belum bisanya. Tapi HEI MA! Kamu ngga boleh ngga yakin gini. Yakinlah. Berusalah. Percaya kalo Allah akan bantu seizinNya. Percayakan semuanya pada Allah asma.. jangan ragu sama pertolongan Yang Maha Penolong..

Yea intinya hingga detik ini masih memohon keyakinan pada Allah. Mohon agar ditunjukkan jalan2 terbaik. Beneran sekarang udah pasrahlah ini Allah mau aku kemana. Ke syariah lah, kedokteran, ke kimia. Terserah Allah. Yg jelas, kalo benar Allah tunjukkan Kyushu, berarti aku harus berjuang extra keras. Ngejar target biar bisa spoken English fluently, naikin toefl, sama belajar eksak gila2an. Kalo mau ke syariah berarti belajar arab gila2an. Kalo ke kedokteran berarti ngelotokin itu buku biologi dan berjuang buat jebol univ di indo. Which is masih mengawang2 banget.

Ya Allah Engkau Yang Maha Tahu yang terbaik untuk hamba yang hina ini maka beritahu hamba mana yang baik..

Aug 21, 2012

Lihatlah Laskar Pelangi!

Lihatlah Laskar Pelangi!
Lihat perjuangan Lintang mengayuh sepedanya puluhan km
Lihat sekolah mereka yang sudah mau ambruk itu
Lihat itu kawan!
Dan lihatlah diri kita.
Lihat apa yang sudah Allah kasih.
Lihat betapa kita hanya bisa menuntut dan menuntut
Dimana rasa syukur kita?
Ayo bersyukur, dengan terus semangat dalam belajar
Dengan ikhlas menerima setiap ilmu bagaimanapun cara guru kita memberikannya.
Sadarilah, kita jauh lebih beruntung dari berjuta anak di negri ini..

Mari bersyukur. Mari bersemangat menuntut ilmu..(:

Jul 28, 2012

ukhti apollo

                Harapan. PLAN A? B? C? keyakinan. Masa depan. Kuliah. Undangan. HIDUP.
                Cerita ukhti Apollo semalam masih terngiang di telinga. Banyak kisah, banyak hikmah yang bisa ana petik dari cerita mereka itu.
                Jangan terlalu ngotot sama satu jurusan, nanti kalau ngga dapet stress banget..
                Pikirkan plan A, B, C kalo bisa sampe F malah..
                Pikirkan kemungkinan kalau kamu ngga dapat..

                Ah jadi ingat Pak Heri, guru fisika SMP yang ternyata lulusan Kimia UI. Masih segar di ingatan ana cerita2 beliau yang meracuni ana dan benar-benar membuat mindset ana jadi seperti beliau.
                Kalau manusia hanya punya satu pintu keluar, ia pasti akan lebih membabi buta untuk mengejarkannya kan? Bapak juga begitu, bapak berpikir HARUS MASUK PMDK UI TITIK. Kalau orang lain memikirkan pilihan kedua, akan kemana kalau tidak dapat, kalau bapak tidak. Buat bapak, berjuang habis-habisan sampai tujuan utama, dan kalau tidak dapat baru memikirkan alternative lain. Karena kalau bapak memikirkan pilihan kedua, itu berarti bapak punya pintu keluar yang lain. Dan itu bikin semangat bapak untuk mengejar pintu keluar utama akan lebih kendor.
                Percaya. Kalau manusia Cuma punya satu pintu keluar maka ia akan habis-habisan, membabi buta mengejar itu.
               
                Hmm, dibandingkan cerita ukhti Apollo semalam, rasanya bertolak belakang sekali. Mereka bilang agar kita memikirkan kemungkinan-kemungkinan lain agar tidak terlalu stress. Jadi pola pikir manakah yang harus diambil?
                Menurut ana, tentu plan B C D itu baik sekali. Tapi untuk orang seperti ana, memikirkan pintu keluar yang lain akan membuat doa ana ngga poll. Dan usaha ana juga akan kurang maksimal. Dan itu berarti ana terlalu pesimis sama kemampuan diri ana.
                Karena itu menurut ana, sungguh baiknya jika dibalik semua cita kita, kita punya tujuan terbesar. Sebagai muslim, apa sih tujuan terbesar kita? Meraih Ridho Allah kan? Apapun jalan yang nantinya Allah tunjukan, entah jalan itu bikin kita sedih toh kalo tujuan utamanya karena Allah maka kita ga akan dikecewakan Allah..

                Berdoalah untuk yang terbaik dari Allah.. berdoalah agar apa yang kita inginkan terkabul. Dan jika tak dapat jangan berlarut sedih, yakin itu yang terbaik dari Allah. Yakin semua rencana Allah itu indah. Set otaknya.. sangat baik untuk keras kepala dengan apa yang kita inginkan tapi tetap jangan keras kepala dengan kehendak Allah..