Jul 7, 2016

Menjadi Mata Air

Menjadi mata air.
Pesan ayah dari Bacharudin Jusuf Habibie yang tertanam kuat dalam benak Habibie kecil.

Habibie tidak lahir dari keluarga biasa.
Habibie lahir dari ayah yang sangat cerdas. Ayah yang mengajarinya banyak hal. Ayah yang membuatnya bermimpi untuk membuat pesawat. Ayah yang menanamkan padanya untuk bisa jadi mata air, jadi orang yang bermanfaat. Ayah yang taat agama, dan ketaatan itu tercermin dari cara meninggalnya dalam sholat, yang insya Allah husnul khotimah.

Habibie dibesarkan dari ibu yang sangat kuat. Ibu yang jadi garda terdepan memperjuangkan pendidikan anak-anaknya.

Menonton film rudy Habibie semalam, membuat khayalku melayang jauh. Ke jerman sana. ke dokter. Mengingatkanku pada teman satu SMA yang sangat cerdas. Sinisnya sama. pintarnya luar biasa. Gerak-geriknya. Berkarya dalam diam. Tak pernah ribut dan banyak mengobrol. Tahu-tahu namanya sudah mewangi. Mengharumkan nama bangsa di kancah internasional.

Karena film hanya menceritakan indahnya. Bagian sedihnya tentu tak lebih banyak dari indahnya.

Sosok Habibie yang sekarang ini, siapa yang tahu apa saja yang telah terjadi di masa mudanya dulu? Siapa yang mengerti air mata, peluh, dan semua usaha yang sudah dilakukan?

Saya hanya butuh tidur 4 jam. Makin cepat dapat tempat, makin cepat saya belajar.
Kecintaannya pada ilmu. Keseriusannya dalam belajar. Rasanya membuatku tertampat-tampar. Apalagi mengingat tahun-tahun kuliah kedokteranku yang belajar sangat ala kadarnya..

Menjadi mata air.
Mata air hanya lahir di tanah yang bergolak.
Mata air yang jernih akan mengendapkan keburukan di sekitar.

Orang baik akan dikelilingi orang baik.
Jadi orang bermanfaat. Jadi orang bermanfaat.

Pemimpin itu, banyak curhat ke “langit”.
Banyak doa. Banyak doa.





Kalau kamu ga taat, percuma aja semua ini asma :''

Jun 19, 2016

selesaikan!

Melihat ada ibu yang kesulitan ketika menghafal, ditambah bawa anak juga, rasanya tertampar-tampar. Ada gerimis bercampur kagum dengan semangat ibunya menghafal Quran, semangat yang bikin iri sekaligus menunduk malu.

Cmon ma! Ayo diselesaikan! Sebelum tambah banyak urusanmu dan tanggung  jawabmu,


- Bakda ikut acara hafalannya ibu2 - 

Jun 10, 2016

Bangga

Tetep berfastabiqul khoirot. Kalian hebat, tp diluar sana mgkin banyak ikhwah yg jauh lebih hebat.

Kalo denger cerita mereka sampe mau blg. "Mereka manusia apa bukan".😁

Boleh bangga dg amalan jamai kita. Tp ttp tengok ke atas, berlombalah dg org2 yg hebat untuk urusan akhirat. InsyaAllah urusan amal kita akan mnjadi hebat. Tetep tawadhu, qanaah dan wara (taqwa). 😁

Semoga ramadhan kali ini menambah rasa mahabbah kita kpd Allah taala.


- petuah tetua, YMP (dr.)

#notetomyself