sejatinya kamu adalah yang paling faqir
ilmunya. yg kemungkinan paling banyak salahnya sebab kau yg paling banyak
bersua. sejatinya kamulah yang membutuhkan mereka. staff dan adik2. sebab kamu
hanya butiran debu. kamulah yg sedang ditraining untuk memimpin mereka
Apr 4, 2015
Apr 1, 2015
mengerti
Sejatinya, kesedihan dan kebahagiaan setiap manusia sudah
Allah tetapkan sejak kita belum menatap hiruk pikuknya dunia ini.
Maka, tatkala ada badai yang memporak porandakan hatimu,
tersenyumlah setegar yang kau bisa. Percayalah, segala badai ini adalah ketetapan
Illahi.
Dan yakinlah, selalu ada hikmah yang harus dipetik, bukan
dibiarkan berserak begitu saja.
-
20 maret 2015 / 11:28
everyone is special
Setiap manusia Allah ciptakan spesial. Ada yang spesial lahirnya, ada yang menawan batinnya, ada yang cemerlang otaknya, atau paduan ketiganya.
Tapi, di balik semua kelebihan yang Allah berikan, Allah titipkan kekurangan pada manusia. Tak lain agar mereka bisa saling mengisi.
Begitu pula dirimu. Kau tak sempurna. Kau lemah dan tak mampu disana-sini. tapi bukan berarti kau tak punya kelebihan, ma!
Kenali potensimu. Kenali dirimu. Kekuatanmu, kelemahanmu. Sebab kamulah yang akan bertanggung jawab pada dirimu. Dan sudah semestinya kamu yang mengetahui segala hal terkait dirimu.
Tak perlu iri dengan nikmat yang Allah karuniakan pada mereka. Sungguh tak perlu kau iri. sebab sejatinya, kebahagiaanmu sudah tertulis di Lauh Mahfudz. Pena diangkat, dan tinta telah kering.
Bersyukurlah! Karena bisa mengenali mereka.
Bersyukurlah atas apa yang kau miliki saat ini, bukan pada karuniaNya yang blm dititipkan padamu.
Bersyukurlah! Sebab bisa bersyukur adalah satu karunia yang tak bisa terbeli oleh apapun.
Berdoalah untuk mereka yang mendapat karuniaNya. Berdoalah, agar keberkahan selalu mengiri mereka.
Kenalilah, iri dan dengki akan membumihanguskan amal-amalmu.
Astaghfirullahal’adziim :’’
Tapi, di balik semua kelebihan yang Allah berikan, Allah titipkan kekurangan pada manusia. Tak lain agar mereka bisa saling mengisi.
Begitu pula dirimu. Kau tak sempurna. Kau lemah dan tak mampu disana-sini. tapi bukan berarti kau tak punya kelebihan, ma!
Kenali potensimu. Kenali dirimu. Kekuatanmu, kelemahanmu. Sebab kamulah yang akan bertanggung jawab pada dirimu. Dan sudah semestinya kamu yang mengetahui segala hal terkait dirimu.
Tak perlu iri dengan nikmat yang Allah karuniakan pada mereka. Sungguh tak perlu kau iri. sebab sejatinya, kebahagiaanmu sudah tertulis di Lauh Mahfudz. Pena diangkat, dan tinta telah kering.
Bersyukurlah! Karena bisa mengenali mereka.
Bersyukurlah atas apa yang kau miliki saat ini, bukan pada karuniaNya yang blm dititipkan padamu.
Bersyukurlah! Sebab bisa bersyukur adalah satu karunia yang tak bisa terbeli oleh apapun.
Berdoalah untuk mereka yang mendapat karuniaNya. Berdoalah, agar keberkahan selalu mengiri mereka.
Kenalilah, iri dan dengki akan membumihanguskan amal-amalmu.
Astaghfirullahal’adziim :’’
Subscribe to:
Posts (Atom)