Jul 22, 2013

Masih ingatkah?

desember 2011, di suatu hari ternyata pernah ada yang bicara kalimat seperti di bawah ini:
kita berubah cuma karena kita di CM. kita cuma 3 tahun doang di CM. sedangkan 3 tahun di luar adalah sebentar. pas keluar? siapa yg jamin kita masih kaya gini?”

Waktu itu saya cuma bisa diam, masih tidak berani untuk menyahut. Di tengah sahutan sana-sini yang mempertahankan ego masing2, akhirnya ana cuma bisa menyahut di microsoft word. Dan kalimat di bawah ini adalah komentar yang tak tersampaikan kala itu:


iya. kita emang CUMA 3 tahun hidup di CM. tapi 3 tahun kita di CM bisa ngerubah puluhan tahun ke depan. kebaikan yg udah kita COBA tanam di CM bisa tumbuh jd kebaikan lain di puluhan tahun ke depan. perubahan jd manusia yg lebih baik. CM bukan sekedar tempat buat cuci dosa. tp buat mengubah karakter kita. membangun jd karakter manusia yg lebih baik.


sanggahan dikembalikan pada anda d:

Jul 11, 2013

Move On

Seharusnya, ana sudah mengganti bio semua medsos sejak 27mei. Seharusnya, foto botol-botol kimia juga sudah diganti dengan stetoskop, atau apalah yang lain. Seharusnya kalimat AHLI KIMIA diganti saja.

Huff.
Tapi menggantinya tak semudah itu.

Maka, bagaimana mau move on kalau mengganti hal-hal kecil seperti itu saja tak sanggup.
Bagaimana mau mulai cinta kedokteran jika masih setengah-setengah begini.

Tapi ketahuilah.
Bukannya aku susah move on.
Dan bukannya aku setengah-setengah masuk ke dunia yang nyaris tanpa pelajaran hitungan ini.

Aku hanya berharap.
Suatu hari nanti, yah suatu hari di tahun 2018/2019, aku bisa lulus ujian pascasarjana ke bidang kimia. Entah itu harus farmakologi. Entah apa itu. Yang pasti, jurusan yg bisa mengantarkanku jadi scientist.


Egois? Ya. Sangat.
aku tahu aku masih perlu belajar banyak. belajar keikhlasan, ketulusan. semoga ramadhan kali ini bisa jadi sarana membuka hati. dan mencairkan keegoisan ini.

Jul 1, 2013

yang di shubuh ini

Yang di shubuh ini
Rabb, bukakan pintu hidayah untuk mereka
Yang di shubuh ini menyetir di luar sadarnya karena hamr
Yang di shubuh ini berpakaian seadanya
Yang baru pulang kerja entah dari diskotik atau apa
Yang di shubuh ini masih mengabaikan azan
Yang malah mengeraskan volume musiknya
Yang bahkan dengan pakaian taqwa, tak segera turun untuk menghadapMu
Rabbi, YangMahaPengasih lagi MahaPenyayang
Beri mereka hidayahMu
Cahaya kedamaian
Agar tenang hati mereka
Walau ekonomi terus menghimpit


Catatan pasca melewati suatu subuh di angkutan umum, 30 juni 2013